Aku sadar..
Aku ga akan selamanya bersamamu seperti sekarang ini.
Saat waktu itu tiba, aku harus bisa merelakanmu pergi dariku.
Meski dengan harapan jika suatu hari nanti kita akan dipersatukan kembali.
Jika waktu itu telah tiba..
Akankah kau sepenuhnya melupakanku?Disaat aku benar-benar merindukanmu
Akankah kau..Ah, sudahlah tak ada guna aku berharap banyak padamu.
Tapi jika nyatanya kau memang merasakan hal yang sama denganku..
Ah itu tidak mungkin!Pertanyaan macam itu sering kali menggangu fikiranku
Jika suatu saat aku merindukanmu, sangat-sangat merindukanmu. Apa yang harus aku lakukan?
Ada rasa ingin menghubungi mu kembali, hanya untuk menanyakan kabarmu atau bertanya "sedang apa dirimu?" meski kesannya begitu klise.
Karna aku pun tidak tau mau memulai darimana.
Tapi belum selesai aku memikirkan cara bagaimana untuk melepas rinduku padamu pertanyaan itu kembali muncul "Apakah kau masih menganggap ku ada?"
Seharusnya aku senang karna mungkin kau telah mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya. Ada yang mengatakan "Aku bahagia hanya bila kau bahagia" Ya, mungkin memang benar. Tapi ada sesuatu yang mengganjal dihatiku.
Jika nyatanya kau bahagia bersama oranglain, apakah aku masih harus tetap 'bahagia' atau bahkan berpura-pura untuk bahagia? Sepertinya tidak, karna itu jelas akan lebih menyakitkan.
Lantas aku harus apa?
Minggu, 16 Februari 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar